Selamat Datang di blog saya, sebuah catatan kecil iseng dan waluh. Berangkat dari keinginan saya untuk berbagi waluh kepada Anda..

Rabu, 25 Agustus 2010

Apa itu cinta??

====================================================
Cinta, satu-satunya kata yang dapat memberikan arti/makna/rasa paling beragam di dunia ini.
Apa sich yang dimaksud cinta itu?
------------------------------------------------------------------------------------
"Cinta, abstraksi yang mampu membuat orang berlari menggapainya atau berlari darinya" (Adhitya Mulya, Penulis Buku 'Jomblo')
"itu isi ballpoint kita" (Orang Budeg)
"Cinta? Pacarnya Rangga kali.." (Penjaga pintu Bioskop)
"Cinta, inspirasi para penulis lagu cengeng!" (Pengamat Musik Rock)
"Cinta, perasaan yang sulit untuk diucapkan..Oouughh" (Mumun, siswi SMP)
"Cinta itu ada, ketika kamu jadi pujangga dan hilang ketika kamu jadi Politisi" (Pengamat Politik)
"Cinta itu adalah ketika jodohmu udah datang dan membawa roti buaya" (Tukang Ramal)
"Cinta itu adalah senjata untuk membuat wanita klepek2" (Playboy)
"Cinta, suatu kata yang dijadikan tameng untuk merenggut keperawanan sang gadis" (Penjahat Kelamin)
"Cinta, alasan orang ingin masuk ke jurang dan ingin memasukkan orang ke jurang" (Sang Patah Hati)
"Cinta itu adalah karunia" (H.Kurnia)
"Cinta itu Membunuhku" (D'Masiv)
''Cinta itu di SCTV" (Penggemar sinetron Cinta Fitri all season)
"Love is Blind" (Si Buta dari Goa Hantu)
"Cinta itu nama anak tetangga gue" (Mpok Indun)
"Cinta itu adalah suatu sebab dimana orang berkeinginan mencari pasangan hidup yang ayahnya punya perusahaan 7 biji, saham dimana2, memiliki investasi uang ribuan US$ di luar negeri, dan memiliki penyakit jantung kronis yang bisa meninggal setiap saat, tanpa memperdulikan bentuk fisik sang anak.." (Pencari Harta Instan)
"Cinta, sesuatu yang tidak Anda miliki ketika Anda terbaring kaku disini.." (Penjaga Ruang Mayat di RS)
"Cinta, sesuatu yang juga tidak kita miliki ketika kita sudah ditanam disini.." (Penggali Kubur)
"Cinta adalah jawabnya..Sambutlah, Kasih jadi penawarnya.." (Nugie, Artis)
"Cinta itu menyakitkan" (Jomblo Hina)
"Cinta itu kompleks, kadang diartikan aneh2" (Pembuat Puisi)
"Cinta itu gambarnya hati,warnanya merah,kadang pink,dibikin bertaburan di atas kepala org" (Komikus)
"Cinta, yang bikin mata gue bengkak karena nangis.." (Si Lebay)
"Cinta, itu yang bikin Gue geto loh SECARA Gue khan ganteng" (Si Narsis)
"Cinta, yang bikin orang susah tidur, susah makan, susah beol, susah segalanya..'' (Mati aja lu!)

at last and finally..:
"CINTA, alasan kita hidup di dunia ini.." (Saya, E21)


writed on May, 04 2010

Apakah Anda sadar bahwa selama ini Anda menjadi "OBJEK" dari yang namanya INTERNET??

Kebanyakan orang-orang hanya memanfaatkan internet untuk hal2 yang kurang berguna.. ngedownload file gak jelas, chatting ngalor ngidul, browsing file2 bokep, buka akun di situs jaringan sosial macam fs/fb biar dibilang gaol getoh loh, atau daftar email biar ga dibilang gaptek..

Semoga Anda tidak termasuk orang2 yang Saya sebutkan diatas tadi, semoga Anda termasuk pengguna internet yang bijak, memanfaatkan internet dan segala fasilitasnya untuk keperluan studi, pekerjaan, ataupun hobi Anda..

Tapi tahukah Anda bahwa internet selama ini menjadikan Anda sebagai 'objek'nya, pernahkah Anda menghitung berapa berapa besar manfaat yang Anda peroleh dari ber-Internet-ria dibandingkan dengan waktu yang tersita selama Anda berselancar di dunia maya ini?

Jika Anda merasa yang lebih besar adalah MANFAAT yang diperoleh, ketimbang waktu yang terbuang..maka Anda termasuk pengguna internet yang cerdas. Tetapi alangkah sayangnya ketika waktu, tenaga, biaya, pikiran yang Anda gunakan terbuang sia2 tanpa ada manfaat satupun yang Anda peroleh..

Selama ini Anda dijadikan OBJEK oleh yang namanya Internet!! Sekarang saatnya Anda balik.. Andalah yang harus menjadi SUBJEK dari Internet. Jadikan internet dan segala fasilitasnya sebagai OBJEK Anda!!

Pernahkah Anda berfikir bagaimana menjadikan Internet untuk menghasilkan uang? Menambah penghasilan Anda? YA!! Sekarang saatnya menjadikan internet sebagai OBJEK untuk menghasilkan uang. Tidak ada yang tidak bisa bila kita terus berusaha dan berusaha serta tahu caranya..

Ingat!! Anda sepantasnya menjadi SUBJEK! bukan menjadi OBJEK dari Internet!!

writed on May, 12 2009

"FENOMENA CALEG STRESS, Siap Menang Tak Siap Kalah"

Nafsu Kuda, Tenaga Bebek..!!, Nafsu besar, kemampuan kurang!
bukan.. bukan tentang kayak "gituan", maksud saya adalah para caleg yang menggebu2 ingin menjadi caleg tanpa memperhatikan kualitas diri dan kerendahan hati.. Caleg yang stress akibat gagal menang pada pemilu lalu, mengindikasikan bahwa kebanyakan caleg sekarang tidak 'Nothing To Lose'.. ("ya eya laah, secara gua udah keluar duit banyak gitu lho!" jar sang Caleg)

Kalo kita perhatikan berita-berita di TV dan dari berbagai media cetak, banyak banget Caleg yang stress akibat perolehan suaranya pada Pemilu 9 April lalu sedikit sekali atau kurang.. Ada yang langsung meriksakan diri di RSJ, ada yang langsung ikut terapi Pengobatan Alternatif untuk menenangkan diri (ini mendingan lah), tapi yang lebih ekstrim adalah calegwati dari Kab.Banjar, Propvinsi Jawa Barat ditemukan tewas gantung diri (Masya Allah!!) diduga kuat karena tidak kuat menahan malu akibat gagal dalam pemilu lalu.

Nah, yang 'aneh' lebih banyak lagi.. gara2 di suatu daerah pemilihan suaranya kecil.. seorang caleg memblokir jalan di depan rumahnya agar warga tidak bisa lewat..doski bilang gara2 masyarakat ga milih dia, secara dia tokoh masyarakat disitu..(hih..najis bola2..seraaahhh dunk! apa maksud?!?). Di lain tempat seorang Kepala Desa menyegel sebuah TK (Taman Kanak2 red, bagi yg udah lupa singkatannya ;->) gara2 caleg titipannya tidak dipilih oleh masyarakat di daerah tersebut (hmm..cape deeh..), ada pula caleg yang menarik bantuan berupa 2 buah karpet yang tadinya disumbangin ke suatu majelis taklim pada masa kampanye..Dan kejadian2 'aneh' lainnya yang ditimbulkan oleh para caleg.

Inikah potret politik di tanah air kita? Sebenarnya saya gak begitu suka dengan hal2 yang berbau politik..tapi lama2 kok jadi rese' sendiri ngeliat berita di TV. Saya sebut 'aneh', karna kejadian ini emang Aneh! Nah lo? (kalo bingung tonton "Hari Yang Aneh di ANTV", tambah aneh lagi..hihi)
Sebagai contoh, gara2 kalah masa karpet yg tadinya udah disumbangin ditarik lagi.. ketauan banget waktu kampanye ngarep imbalan..

Menurut saya, kebanyakan orang yang mengajukan diri menjadi caleg juga bukan karena 'ideologisnya', tapi karena menjadi Anggota Dewan dijadikan sebagai 'mata pencaharian'. Saya beberapa minggu lalu pergi ke suatu desa di sebuag kecamatan (*biiiip), disana saya liat ada baliho besar seorang calon anggota legislatif yang adduhh..(ga tega ngomongnya..) tuwwwaaaaaaaa banget.. ditaksir umur doi kurang lebih 76-80an gitu deh.. Apa iya dia bisa? bukan bermaksud ngeremehin..tapi ketika saya tanya ke beberapa masyarakat sekitar juga dia bukan seorang yang yah..minimal dituakan di kampung itu, atau tokoh panutan bagi masyarakat, atawa tokoh agama.. apalagi kepala adat..! So, who is he gitu loh?? trus nyalon diri bawa suara sapaa??.

Yang kebangetan lagi ada caleg yang umurnya 19 taon, sekali lagi tanpa bermaksud ngeremehin dia..tapi penulis beranggapan umur segitu tuh cetek banget..bener deh, masih dangkal pengalaman..apalagi di dunia politik di Indonesia saat ini,, nah parahnya dia dengan bangganya bilang bahwa dia caleg termuda se Indonesia dan berniat menghubungi pihak MURI untuk dicatatkan namanya.. (cipi diih...)

Kembali ke NYALEG sebagai MATA PENCAHARIAN tadi, dari sekitar 500 kursi yang diperebutkan di tingkat DPR, kurang lebih 11.000 caleg yang berlomba2 "menghambur liur" menarik perhatian masyarakat untuk bisa menduduki kursi itu. Itu berarti 1 kursi diperebutkan oleh sekitar 20an orang. Belum yang untuk tingkat DPRD, rasio perbandingan antara caleg dan kursi yang diperebutkan lebih tinggi lagi. Sangat tipis sekali kesempatan menduduki kursi 5 taonan itu. Makanya ketika seorang caleg yang udah ngeluarin modal kampanye ratusan juta rupiah (termasuk uang utangan yg entah dari mana) tanpa memiliki kredibilitas pembawa amanah dan modal mental yang kokoh dalam mengemban amanah, ketika dia gagal bertarung di arena pemilu.. maka terjadilah fenomena di atas..

Sebenarnya ini juga terjadi karena tidak adanya rekruitmen khusus, atau kriteria2 tertentu untuk proses pendaftaran calon anggota legislatif yang mengharuskan setiap orang atau balon (bakal calon) yang ingin menjadi caleg, diuji terlebih dahulu kemampuan intelektual (yg plg utama) dan finansialnya.. Sehingga yang jadi caleg nanti bener2 orang yang cerdas, visioner, intelektual, inovatif dan amanah..

Bagaimana menurut Anda?

writed on May, 4th 2010